Bukber Jadi Momentum Evaluasi, SMAN 3 Dompu Siapkan 20 Tutor Sebaya Al-Qur’an

 

Keluarga besar SMAN 3 Dompu melakukan Buka Puasa Bersama (Bukber). Hal dilakukan pada hari ke 10 puasa bulan Ramadhan 1447 Hijriah, Sabtu (28/2/2026). Foto SN01



DOMPU - Keluarga besar SMAN 3 Dompu melakukan Buka Puasa Bersama (Bukber). Hal dilakukan pada hari ke 10 puasa bulan Ramadhan 1447 Hijriah, Sabtu (28/2/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh dewan guru, staf tata usaha beserta keluarganya, Kepala KCD (Kantor Cabang Dinas) Dikbud Dompu, Pengawas Sekolah, Ketua Lamdo (Lembaga Adat Masyarakat Dompu) serta Drs H. Sanusi H. Rasyid sebagai eks Kepala Sekolah menengah atas tersebut turut hadir. 


Dalam sambutannya, Kepala SMAN 3 Dompu memaparkan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memupuk kebersamaan dan rasa kekeluargaan antar semua unsur. Selain itu dirinya juga menekankan pentingnya belajar agama khususnya membaca Al-Quran dengan baik dan benar.

Kepala SMAN 3 Dompu, Eva Patriani, M.Pd saat berada di tengah guru dan siswi


Ditambahkannya, di zaman ini tidak sedikit peserta dididik belum bisa membaca Al-Qur'an sesuai dengan ilmu tajwid (kaidah yang mengatur cara pelafalan huruf hijaiyah agar sesuai dengan yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad Saw). Menurutnya, hampir 80 (delapan puluh) persen siswa maupun siswi tidak bisa mengaji.


Sebagai seorang muslim ketidak tahuan tajwid atau bahkan tidak mengenal huruf menjadi persoalan yang sangat berbahaya terhadap keimanan dan ketakwaan. Seseorang akan mengenal baik buruknya prilaku, pantas tidaknya itu semua bermula pada pemahaman akan isi dalam Al-Qur'an dan hadis.


Sebagai solusi dalam memecahkan persolan tersebut dirinya telah beberapa kali mengadakan kegiatan latihan persiapan calon guru Al-Qur'an yang dibimbing langsung oleh beberapa ustadz yang berkompeten pada bidangnya. "Selain guru kami juga tengah mempersiapkan 20 (dua puluh) tutor sebaya yang terdiri dari siswa dan siswi," ungkap Eva Patriani, M.Pd dengan nada meyakinkan.


Pada waktu yang sama, Kepala KCD dan Ketua Lamdo Dompu memberikan apresiasi terhadap kegiatan telah dilakukan oleh keluarga besar SMAN 3 Dompu. Hal itu dinilai sangat membantu masyarakat khususnya peserta didik dalam membentuk karakter. 


Mereka (peserta didik red) diharapkan dapat mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh kepada masyarakat sehingga hal itu bisa diwariskan ke generasi berikutnya. "Kami ingin menggenjot prestasi siswa dan siswi baik itu dalam hal karakter, religi, sains seni budaya dan olahraga," kata Muhammad Ihsan, S.Pd.


Hal senada juga disampaikan oleh ketua Lembaga Adat Masyarakat Donggo Dompu (Lamdo). Ia menyampaikan ucapan terimakasih kepada kepala sekolah beserta dewan guru karena telah berinovasi, mengajarkan cara membaca Al-Qur'an pada peserta didik. 


Hasil pantauan media siapnews.id, sembari menunggu waktu berbuka para guru dan undangan mendengarkan tausiah yang disampaikan oleh ustadz H.Lalu Syarifuddin, SQ. Ia menegaskan bahwa belajar Al-Qur'an biasanya dicontohkan.


Selain itu, dirinya mengajak untuk terus belajar tanpa mengenal lelah. "Belajar Al-Quran harus terus menerus," terang ustadz H.Lalu Syarifuddin, SQ yang telah beberapa kali menjadi pemateri, mengajarkan tajwid pada guru dan siswa-siswi SMAN 3 Dompu (persiapan calon guru Al-Qur'an red). 


Ia mencontohkan pada surat Al-Fatihah. Kesalahan umum ayat pertama Al-Fatihah, Bismillahirrahmanirrahim meliputi kurang tajwid (panjang-pendek), atau kesalahan pelafalan huruf. Contohnya: tidak memantulkan huruf Ba', memanjangkan harakat pada kata Bismi atau Allah, serta menukar ha (هـ) lembut dengan ha (ح) tegas yang merusak makna. (SN01)

 

Posting Komentar

0 Komentar