DOMPU - Pemerintah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, menegaskan komitmennya dalam menjalankan program prioritas nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Komitmen tersebut menjadi arah kebijakan daerah dalam mendukung agenda pembangunan nasional.
Dikutip dari rri (4/2/2026), penegasan itu disampaikan langsung oleh Bupati Dompu, Bambang Firdaus, saat menghadiri Rapat Koordinasi Kepala Daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Indonesia. Kegiatan tersebut digelar bersama Presiden dan difasilitasi oleh Kementerian Dalam Negeri.
Dalam forum nasional itu, Bambang menyampaikan bahwa ada tiga program prioritas yang kini menjadi fokus Pemkab Dompu. Ketiganya dinilai strategis dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.
Program tersebut meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes MP), dan Sekolah Rakyat. Ketiga program ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan dasar sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Untuk program Makan Bergizi Gratis, Pemerintah Kabupaten Dompu telah membentuk 17 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Unit tersebut menjadi ujung tombak dalam memastikan distribusi makanan bergizi kepada masyarakat.
Meski demikian, tidak semua unit SPPG telah beroperasi secara optimal. Sebagian lainnya masih dalam tahap pembangunan dan persiapan operasional.
Pada sektor ekonomi kerakyatan, program Koperasi Desa Merah Putih telah terbentuk di seluruh desa dan kelurahan di Dompu. Total terdapat 81 koperasi yang tersebar di berbagai wilayah.
Namun, implementasi koperasi tersebut belum sepenuhnya berjalan maksimal. Sejumlah koperasi masih menghadapi kendala, terutama terkait ketersediaan lahan untuk pembangunan kantor.
Sementara itu, program Sekolah Rakyat direncanakan mulai dibangun pada tahun ini. Program ini diharapkan menjadi solusi peningkatan akses pendidikan bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Dompu telah menyiapkan dua lokasi lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Kedua lahan tersebut berada di wilayah Kecamatan Manggelewa.
Saat ini, tim dari Pemerintah Pusat tengah melakukan proses verifikasi terhadap kelayakan lahan. Verifikasi mencakup aspek legalitas serta memastikan status lahan benar-benar milik pemerintah daerah.
Selain itu, kondisi lahan juga harus memenuhi kriteria clear and clean. Hal ini penting untuk menghindari persoalan hukum di kemudian hari.
Bambang Firdaus menegaskan bahwa Pemkab Dompu siap mengoptimalkan seluruh program nasional tersebut. Ia menilai program-program itu memiliki dampak signifikan bagi masyarakat.
Menurutnya, implementasi program tidak hanya meningkatkan kesejahteraan, tetapi juga membuka lapangan kerja baru. Dampak lainnya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
“Pemerintah Kabupaten Dompu siap mendukung penuh dan memastikan seluruh program nasional dapat berjalan optimal demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. Pernyataan itu menegaskan keseriusan daerah dalam mengawal agenda pusat.
Sebelumnya, dalam rapat koordinasi di Sentul International Convention Center, Presiden Prabowo Subianto berpesan kepada seluruh kepala daerah. Ia meminta para pemimpin daerah menjadi pelayan rakyat yang sejati.
Presiden juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang adil, jujur, dan berpihak pada kepentingan rakyat. Selain itu, kepala daerah diminta membenahi tata kelola sumber daya alam agar memberi manfaat maksimal bagi kesejahteraan masyarakat. (SN01)

0 Komentar