DOMPU - Kecelakaan lalu lintas terjadi pada Jumat, (24/4/2026) sekitar pukul 11.45 WITA di ruas jembatan penghubung Desa Matua dan Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Seorang pengendara Vespa modifikasi mengalami luka parah setelah terjatuh di lokasi tersebut.
Korban diketahui melaju dari arah Dompu menuju Kore. Namun nahas, saat melintasi jembatan, ia diduga tidak menyadari adanya penutupan sebagian badan jalan menggunakan baja besi.
Akibatnya, kendaraan yang dikendarainya mengalami gesekan keras dengan material penutup tersebut. Benturan itu membuat korban kehilangan kendali hingga terjatuh.
Dampak kecelakaan cukup fatal. Kaki korban dilaporkan mengalami luka serius hingga nyaris putus di tempat kejadian perkara.
Peristiwa itu sontak mengundang perhatian pengguna jalan lain yang melintas di lokasi. Beberapa warga yang berada di sekitar kejadian turut memberikan pertolongan awal.
Beruntung, Babinsa Desa Matua, Sertu Nurdin, SH, dari Koramil 1614-01/Dompu, berada di lokasi saat kejadian berlangsung. Ia menyaksikan langsung insiden tersebut dan segera bergerak membantu korban.
Bersama sejumlah pengendara lainnya, Babinsa tersebut mengevakuasi korban dari lokasi kejadian. Proses evakuasi dilakukan secara cepat menggunakan ojek menuju RSUD Dompu untuk mendapatkan penanganan medis.
Selain menolong korban, warga juga mengamankan barang-barang milik korban. Barang hasil belanja yang dibawa korban diserahkan kepada Ketua RT 01 Dusun Seleparang, Desa Matua, untuk disimpan sementara.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait identitas lengkap korban maupun kondisi terkini setelah mendapatkan perawatan. Namun, korban diketahui dalam keadaan kritis saat dilarikan ke rumah sakit.
Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat sekitar. Penutupan jembatan dengan material baja tanpa tanda peringatan yang memadai diduga menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan.
Warga berharap adanya peningkatan pengamanan dan pemasangan rambu-rambu yang jelas di lokasi perbaikan jalan atau jembatan. Hal ini penting untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Pihak terkait diharapkan segera melakukan evaluasi terhadap sistem pengamanan proyek infrastruktur di wilayah tersebut. Keselamatan pengguna jalan dinilai harus menjadi prioritas utama.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi para pengendara agar selalu berhati-hati, terutama saat melintasi jalur yang sedang dalam perbaikan. Kewaspadaan menjadi kunci untuk menghindari risiko kecelakaan.
Kondisi jalan dan jembatan yang tidak sepenuhnya aman menuntut perhatian ekstra dari semua pihak. Baik pemerintah maupun masyarakat memiliki peran dalam menjaga keselamatan bersama.
Kasus kecelakaan ini kini menjadi sorotan dan diharapkan mendapat tindak lanjut cepat dari instansi terkait guna memastikan keamanan infrastruktur publik di Kabupaten Dompu. Bagaimana tidak kejadian serupa sering terjadi.
"Sembilan kali kejadian seperti ini di tempat ini," kata Babinsa. (NS01)

0 Komentar