![]() |
| Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu menggelar apel koordinasi perdana tahun 2026. Hal itu berlangsung di Lapangan Beringin Pendopo, Kantor Bupati Dompu, Senin (19/1/2026). Foto Istimewa |
DOMPU – Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu menggelar apel koordinasi perdana tahun 2026. Hal itu berlangsung di Lapangan Beringin Pendopo, Kantor Bupati Dompu, Senin (19/1/2026).
Apel koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, selaku Inspektur Upacara. Sementara Perwira Upacara dijabat Muhammad Syahroni, SP., MM (Kepala BPKAD), dan Pemimpin Upacara Burhanuddin, SE, salah satu Kepala Bidang di Kesbangpoldagri.
Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Kabupaten Dompu Khairul Insyan, SE., MM, para Staf Ahli Bupati, Asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian Setda, Camat Dompu dan Woja, pejabat eselon III dan IV, pejabat fungsional, serta seluruh staf lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu.
Dalam amanatnya, Bupati Bambang Firdaus menyampaikan bahwa apel koordinasi perdana di awal tahun 2026 memiliki makna strategis sebagai momentum untuk menyatukan semangat, memperkuat koordinasi, serta membangun sinergi antar ASN di seluruh OPD.
“Apel koordinasi ini menjadi momen yang tepat bagi seluruh ASN untuk saling berkomunikasi, berkolaborasi, membangun sinergi, motivasi, kerja sama, dan loyalitas kerja demi satu tujuan bersama, yaitu mewujudkan kemajuan Kabupaten Dompu sesuai visi dan misi daerah,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan bahwa memasuki tahun anggaran baru, seluruh ASN dituntut untuk bekerja lebih optimal dalam menyukseskan berbagai program dan kegiatan yang telah direncanakan pada tahun anggaran 2026.
Menurutnya, keberhasilan program pembangunan dan pelayanan publik sangat ditentukan oleh tingkat kedisiplinan, motivasi, loyalitas, serta etos kerja aparatur.
“Di tengah berkurangnya Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa, ASN harus tetap menjaga kedisiplinan, semangat, loyalitas, dan etos kerja yang tinggi. Jangan jadikan kondisi anggaran sebagai alasan untuk menurunkan kinerja,” ujarnya.
Bupati Bambang Firdaus juga menegaskan bahwa kedisiplinan, loyalitas, moralitas, dan integritas merupakan kunci utama dalam menyukseskan seluruh program pembangunan daerah.
Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan pada tahun 2025 lalu, tingkat kedisiplinan dan integritas ASN di sejumlah OPD masih tergolong rendah, dan hal tersebut tidak boleh kembali terulang pada tahun 2026.
“Saya minta para pimpinan, mulai dari Sekda, Staf Ahli, Asisten, pimpinan OPD hingga pejabat struktural, memastikan secara berjenjang peningkatan kedisiplinan dan integritas ASN di unit kerja masing-masing,” tegasnya.
Secara khusus, Bupati juga meminta para pejabat yang baru dilantik agar tidak terlalu lama beradaptasi dan segera bekerja sesuai tugas dan fungsinya.
“Pejabat yang sudah maupun baru dilantik harus segera menuntaskan seluruh program dan kegiatan sesuai Rencana Kerja Anggaran (RKA) secara cepat, tepat, dan tetap berpedoman pada regulasi,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya menerjemahkan visi dan misi daerah yang tertuang dalam RPJMD guna mewujudkan Dompu yang maju, sejahtera, religius, berkeadilan, dan berbudaya.
Menutup sambutannya, Bupati Bambang Firdaus mengajak seluruh ASN untuk menanamkan jiwa korsa, profesionalisme, dedikasi, tanggung jawab, serta integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“ASN harus menjadi aparatur yang solutif, proaktif, cepat tanggap, dan memahami kebutuhan publik, bukan justru mempersulit masyarakat,” pungkasnya.
Apel koordinasi tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar dalam suasana cuaca yang sejuk dan bersahabat. (SN01).

0 Komentar