Hiu Paus Dompu Resmi Dibuka: Soro Siap Jadi Magnet Wisata Dunia

Dalam rangkaian kegiatan Touring Destinasi Wisata menyambut Hari Jadi ke-211 Kabupaten Dompu, Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE secara resmi meluncurkan pintu masuk wisata hiu paus. Lokasi wisata tersebut berada di Desa Soro, Kecamatan Kempo, Sabtu (04/04/2026).


DOMPU – Dalam rangkaian kegiatan Touring Destinasi Wisata menyambut Hari Jadi ke-211 Kabupaten Dompu, Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE secara resmi meluncurkan pintu masuk wisata hiu paus. Lokasi wisata tersebut berada di Desa Soro, Kecamatan Kempo, Sabtu (04/04/2026).


Peresmian ini menjadi langkah awal dalam pengembangan potensi wisata bahari unggulan daerah. Pemerintah daerah menaruh harapan besar agar destinasi ini mampu menarik perhatian wisatawan.


Dalam sambutannya, Bupati Bambang Firdaus menegaskan bahwa Kabupaten Dompu memiliki kekayaan wisata bahari yang luar biasa. Namun, potensi tersebut diakui belum dikelola secara maksimal.


Ia menyebut keterbatasan anggaran dan berbagai faktor lainnya menjadi kendala utama. Meski demikian, ia menekankan bahwa kelestarian alam harus tetap dijaga bersama.


Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat dan aparat keamanan untuk berperan aktif. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga ekosistem laut.


Menurutnya, keberadaan hiu paus merupakan potensi langka yang tidak dimiliki banyak daerah. Hanya beberapa lokasi di Indonesia dan dunia yang menjadi tempat singgah spesies tersebut.


Secara geografis, wilayah Dompu dinilai memiliki keunggulan tersendiri. Kondisi ini menjadi peluang besar untuk pengembangan wisata berbasis konservasi.


Bupati juga menegaskan bahwa Dompu memiliki banyak destinasi wisata yang patut dibanggakan. Pengembangan sektor pariwisata diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.


Ia optimistis daerah yang mengandalkan sektor pariwisata akan berkembang lebih cepat. Pembukaan pintu masuk wisata hiu paus disebut sebagai langkah besar bagi kemajuan Dompu.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut mengungkapkan rencana pelaksanaan program Kampung Nelayan Merah Putih tahun 2026. Program itu akan kembali difokuskan di Desa Soro, Kecamatan Kempo.


Ia mengajak masyarakat untuk mendukung setiap program pembangunan. Bupati menegaskan agar tidak ada penolakan terhadap program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan.


Kepala Desa Soro, Patuwari, SE menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menyebut penunjukan Desa Soro sebagai lokasi wisata menjadi kebanggaan tersendiri.


Menurutnya, kehadiran wisata hiu paus diyakini akan memberikan dampak ekonomi positif. Peningkatan kunjungan wisatawan diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian desa.


Dalam kegiatan tersebut, Yayasan Konservasi Indonesia turut memberikan pemaparan. Mereka menjelaskan bahwa keberadaan hiu paus di perairan Dompu berdasarkan hasil pengamatan dan laporan lapangan.


Selain itu, kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Desa Soro juga mempresentasikan paket wisata yang ditawarkan. Paket tersebut diharapkan mampu menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara. (SN01)


Posting Komentar

0 Komentar