![]() |
| Kamar untuk para peserta MTQ Dompu |
DOMPU - Usai kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXI tahun 2026 tingkat Provinsi kini menjadi perhatian serius. Pasalnya para peserta menyatakan kekecewaan atas fasilitas yang telah mereka dapatkan ketika mengikuti kegiatan, Senin (22/6/2026).
Mereka merasa tempat penginapan yang disediakan oleh pemerintah kabupaten Dompu jauh dari kata layak. Kamar sempit dan sesak menjadi pemandangan menyedihkan.
Beberapa peserta mengaku tidak ditempatkan di hotel sebagaimana kafilah dari daerah lain, melainkan di sebuah rumah sewaan. Mereka mempertanyakan hal tersebut namun alih-alih mencari tempat yang layak anggota kontingen malah berdalih semua hotel di Lombok Tengah telah penuh.
"Kalau memang hotel penuh, mengapa daerah lain masih bisa mendapatkan fasilitas hotel, sementara kami ditempatkan di rumah sewaan? Kami hanya berharap ada perlakuan yang adil bagi seluruh kafilah," ujar salah seorang peserta yang tidak ingin disebutkan namanya.
Menurutnya, pernyataan tersebut dinilai sengaja dilakukan oleh Kontingen Bumi Nggahi Rawi Pahu untuk membodohi para peserta MTQ. Hal tersebut juga mempengaruhi konsentrasi peserta dalam mengikuti perlombaan.
Tim Media siapnews.id berupaya mendalami informasi jumlah anggaran kegiatan MTQ XXXI 2026. Dari hasil penelusuran nilai nominal kegiatan dua tahun sekali tersebut tergolong fantastis.
Pemerintah Kabupaten Dompu melalui Kesra menganggarkan 549 (lima ratus empat puluh sembilan) juta rupiah. Uang sejumlah ratusan juta rupiah tersebut apakah dikelola dengan baik ataukah masuk ke kantong pribadi para pihak terkait?
Untuk diketahui pada tahun 2024 Dompu menduduki peringkat kelima namun pada tahun ini Dompu mengalami penurunan yang sangat signifikan yakni berada di posisi ke sembilan
Setelah berita ini dimuat penanggung jawab MTQ XXXI belum bisa dikonfirmasi. (SN01)

0 Komentar